Jika kamu dikecewakan …

Jika kamu dikecewakan datangilah Allah Azawajalla segera. Hanya Allah lah sahaja yang berkuasa menghilangkannya. Kerana Allah lah sahaja yang ada penawarnya.

Jangan tunggu. Jangan berlengah-lengah. Jangan terus tinggal dalam gua kekecewaanmu. Sebaliknya, sempurnakanlah perasaan kecewamu itu dengan kembali kepada Allah Azawajalla. Pulangkanlah kekecewaan mu itu pada penciptanya, Allah Azawajalla. Bagaimana? Munajat lah dengan Allah dalam solat-solatmu dan doa-doamu terutamanya satu pertiga malam. Dan juga basahkan lidah dan bibirmu dengar zikrullah. Allah mendengar rintihan hatimu dan tidak akan ada satupun akan terlepas dan disia-siakanNYA.

Kamu tidak boleh terus kecewa dan bersedih dengan sesuatu atau seseorang penyebab kepada kekecewaan dan kesedihanmu. Mengapa? Awas! Ia akan mengundang kecelakaan besar terhadap dirimu! Bagaimana? Perasaanmu itu akan terus membara membara dan membesar dengan maraknya. Dan akhirnya, hatimu yang kecewa dan sedih itu akan beransur-ansur beralih kepada kebencian! Akibatnya dirimu akan selalu hidup diselubungi amarah ini. Seluruh energimu akan dimagnetkan sehingga tidak tersisapun kepada amarah ini. Tidakkah ini satu kehidupan yang sia-sia?

Mintalah Allah menjaga dirimu dan seluruh kehidupanmu sejak kamu diciptakan Allah dalam rahim ibumu, sehingga ketika ini, dan sehinggalah hari Kiamat. Mintalah pertolongan dan kekuatan dari Allah untuk tinggalkan kekecewaan dan kesedihanmu serta segala punca-puncanya itu. Dan secepat mungkin terus berfikir semuanya itu hanya ujian semata-mata dari Allah Ta’ala. Jadi dengan rahmat dan redha Allah maka akan terpadamlah perasaan kecewa, kesedihan mahupun kemarahan itu dalam dirimu, dan akhirnya perlahan-lahan ketenangan akan menyelinap ke dalam hatimu seterusnya memenuhi ruangan hatimu dan akhirnya bertahta di hatimu. InsyaAllah.

Berusahalah! Kerana dirimu sangat berharga. Setiap detik masa kehidupan yang berlalu tidak mungkin boleh dikembalikan semula.

Subhanallah. Allahuakbar. Alhamdulillah

Bacaan tambahan: Meraih ketenangan hati yang hakiki https://muslim.or.id/5389-meraih-ketenangan-hati-yang-hakiki.html

Perbaiki Akhlak ku Ya Allah

أَعُوْذُ بِاللَّهِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيمِِْ

“Aku berlindung kepada Allah dari syaitan yang terkutuk”

بِسْمِ اللهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ

Dengan nama Allah Yang Maha Pengasih dan Penyayang

اللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ

سُبْحَانَ اللّهِ  – والْحَمْدُللّهِ –  وَ لا اِلهَ اِلَّا اللّهُ  – وَ اللّهُ اَكْبَرُلاَ حَوْلَ وَلاَ قُوَّةَ إِلاَّ بالله العلي العظيم

Maha Suci Allah, segala puji bagi Allah, tidak ada tuhan yang berhak disembah kecuali Allah, dan Allah Maha Besar Tiada daya dan tiada kekuatan melainkan dengan pertolongan Allah Yang Maha Tinggi dan Maha Agung

Ya Allah, Ya Rabb, sesungguhnya aku ini insan yang keras, maka lunakkanlah aku

Ya Allah, Ya Rabb, sesungguhnya aku ini insan yang lemah, maka kuatkanlah aku

Ya Allah, Ya Rabb, sesungguhnya aku ini insan yang lemah, maka kuatkanlah aku

Ya Allah, Ya Rabb, sesungguhnya aku ini insan yang lemah, maka kuatkanlah aku

Ya Allah, Ya Rabb, sesungguhnya aku ini insan yang bakhil, maka jadikanlah aku insan yang dermawan

اَللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى أَزْوَاجِهِ وَذُرِّيَّتِهِ، كَمَا صَلَّيْتَ عَلَى آلِ إِبْرَاهِيْمَ، وَبَارِكْ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى أَزْوَاجِهِ وَذُرِّيَّتِهِ، كَمَا بَارَكْتَ عَلَى آلِ إِبْرَاهِيْمَ إِنَّكَ حَمِيْدُ مَجِيْدٌ

“Ya Allah berikanlah rahmat kepada Muhammad, kepada para istrinya dan anak keturunannya sebagaimana Engkau telah memberikan rahmat kepada keluarga Ibrahim; dan berikanlah karunia kepada Muhammad kepada para istrinya dan anak keturunannya sebagaimana Engkau telah memberikan karunia kepada keluarga Ibrahim, sesungguhnya Engkau Maha Terpuji lagi Maha Agung”

سُبْحَانَكَ اللَّهُمَّ وَبِحَمْدِكَ أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ أَنْتَ أَسْتَغْفِرُكَ وَأَتُوبُ إِلَيْكَ

“Maha Suci Engkau Ya Allah & segala puji bagi-Mu, aku bersaksi bahwa tiada Tuhan selain Engkau, aku memohon ampunan dan bertaubat pada-Mu.”

آمِيْن يَا رَبَّ العَالَمِيْنَ

” Kabulkanlah Wahai Ya Rabb semesta Alam “

Bersamaku ada Siapa?

Ada manusia terus menerus menzalimi dan menakut-nakutkanmu dengan berat …

Perlu aku takut?

Perlu aku bersedih?

Kalla, Kalla (a word in arabic) ~ TIDAK! TIDAK

Tidak, jangan takut!

Tidak, La Tahzan~ jangan bersedih!

Tidak! Kerana bersamaku ada Rabb Allah! Allah, Tuhanku akan menolong aku! Allah, Tuhanku akan memenangkan aku!

Allahlah tempat ku sandarkan segala-gala kebutuhanku.

Allahuakhbar, SubhanaAllah, Alhamdulillahirabbilalamin.

Heart Writing

Write hard and clear about what hurts

by Ernest Hemingway

Pour my heart out. This is where the well of pain. Clean my heart from the pain. Word by word. Over and over again. Write the earnest truth. Nothing to hide.

Let’s my heart write. I brave myself face what I’ve written. The truth sometimes hard to swallow. But it’s okay. Life is full of surprises. The good ones. The bad ones. The happy ones. The sad ones. The incredible ones. Life has infinity tastes

Go on swallow. Swallow them. Word by word. The more times I swallow my own pain, the more familiar I become with the bitter taste of the pain. Eventually, the bitterness becomes bland. Bland into nothingness.

The future whispers to me deeply … ‘Remember, the feeling of hurts are temporary. I belief that submission to the will of God for not matter what situations (redha) is fundamental to wipe out the heart pain. No questions whatsoever. Just walk out. Value the emotions. Add on to my life experience palettes. And my belief is that time heals is another essential principle. Then my belief that my heart has the power of self-cleaning function. Heart Self-Cleaning function works with time. The more I use the self-cleaning function, the more efficient and effective it become the cleanse the heart. With redha and by time, my cleanse heart will heal’. InsyaAllah.

The collateral beauty of heart writing, it triggers the reason for an expressive writing habits. Over and over again. So I believe therapeutic writing is one of many ways to develop the writing habits. So move forward with heart writing!

You’re Not Alone

When you feel your shout unheard

Believe me you’re not alone

When you feel your friends deserted you

Believe me you’re not alone

When you feel your reachout hand ignored

Believe me you’re not alone

When you feel your candle failed to light up

Believe me you’re not alone

When you feel, God don’t react to your prayers

Believe me, that’s untrue

Look up, you will see a rainbow on top of you!